Posted in: Moderasi Beragama, Napza

Gerak ke Sekolah, Penyuluh Agama Lumajang Sosialisasikan Moderasi Beragama dan Bahaya Narkoba

Lumajang, Sulhii Online

Penyuluh Agama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lumajang melakukan sosialisasi dan penyuluhan moderasi beragama dan bahaya narkoba di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 01 Tekung Lumajang, Jum’at (10/11/2023).

Acara yang dipusatkan di Aula SMKN 01 Tekung ini dihadiri 9 penyuluh agama dan diikuti 300 lebih siswa-siswi dari kelas 10 dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang untuk menjelaskan lebih detail bahaya narkoba bagi generasi muda.

Bagus Wijayadi, salah satu penyuluh agama yang mengkoordinir sosialisasi ini mengatakan, hal ini telah direncanakan sejak lama dan diterima baik oleh pihak SMKN 01 Tekung.

Gerak ke Sekolah, Penyuluh Agama Lumajang Sosialisasikan Moderasi Beragama dan Bahaya Narkoba

Penyuluh Agama Kantor Kemenag Lumajang saat memberikan penyuluhan

“Prioritas kita memang menyasar sekolah-sekolah terutama sekolah negeri seperti SMKN 01 Tekung ini, karena moderasi beragama harus terus dikuatkan terutama bagi generasi muda yang rawan terpengaruh ideologi yang mengarah kepada Radikalisme,” jelas Bagus.

Selain moderasi beragama, ia menuturkan, banyak materi penyuluhan yang menjadi menu penyuluhan yang dibutuhkan generasi muda seperti moderasi beragama, pernikahan dini lebih-lebih mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Gerak ke Sekolah, Penyuluh Agama Lumajang Sosialisasikan Moderasi Beragama dan Bahaya Narkoba
Para penyuluh agama Kantor Kemenag Lumajang saat berfoto bersama BNN Lumajang disela-sela penyuluhan

“Maka kami juga menggandeng BNN yang lebih ahli mengenai hal ini. Kedepan kami akan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah lain, dan materi penyuluhan kondisional sesuai yang dibutuhkan lembaga,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Waka) Kesiswaan, H Selamet Widianto mengapresiasi hal ini, ia menilai hal ini sangat penting disampaikan dan difahami generasi muda saat ini demi mencetak generasi emas untuk bangsa Indonesia.

“Ayo dengarkan dan fahami apa yg disampaikan, ini penting sekali bagi kalian. nanti fahami apa yg disampaikan, jangan sampai keliru pemahaman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top