Posted in: Berita

Isak Tangis Warnai Penyuluhan PKH di Tempeh Kidul, KUA Tekankan Risiko Nikah Siri

Tempeh – Suasana haru menyelimuti kegiatan penyuluhan yang digelar oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tempeh di kalangan warga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Dusun Krajan, Desa Tempeh Kidul, pada Rabu (06/04/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga ruang curhat bagi warga yang menghadapi persoalan rumah tangga.

Momen paling menyentuh terjadi saat salah satu warga menyampaikan kisah pilu tentang anak perempuannya yang dahulu dinikahkan secara siri dengan seorang laki-laki hingga memiliki seorang anak. Dalam kondisi emosional, ia mengungkapkan bahwa kini anaknya telah meninggal dunia, sementara cucunya harus tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah.

“Saya menyesal, dulu saya izinkan anak saya menikah siri. Sekarang anak saya sudah tidak ada, dan cucu saya harus hidup tanpa ayah. Saya merasa berdosa,” tuturnya sambil menangis.

Menanggapi hal tersebut, penyuluh agama KUA Tempeh menyampaikan bahwa hal itu menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya legalitas dalam pernikahan. Ia menegaskan bahwa pernikahan siri seringkali menyisakan dampak panjang, terutama bagi perempuan dan anak yang tidak memiliki perlindungan hukum yang jelas.

Penyuluh tersebut juga menjelaskan bahwa fenomena seperti ini bukan kasus yang berdiri sendiri, melainkan masih banyak terjadi di tengah masyarakat. Ia mengimbau agar para orang tua tidak terburu-buru menikahkan anak tanpa mempertimbangkan kesiapan serta aspek legalitasnya.

“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bersama. Jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali. Pernikahan harus dipersiapkan dengan matang dan dicatat secara resmi agar hak-hak keluarga terlindungi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pernikahan yang sah secara agama dan negara, serta mampu melindungi masa depan generasi penerus dari dampak negatif pernikahan siri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top