Lumajang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberikan apresiasi kepada sejumlah Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Lumajang yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri tingkat Jawa Timur, Senin (25/05/2026).
Apresiasi itu diberikan pada upacara pagi yang dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran pemerintah kelurahan dan pegawai lainnya.
Para penyuluh agama yang sukses mengharumkan nama Kabupaten Lumajang tersebut di antaranya adalah Sufyan Arif yang meraih Juara 1 cabang Tahfidz Al-Qur’an Surat An-Nisa, Widhi Susanto Juara 1 Haflah Tilawah Duet, Abdillah Juara 3 Tilawah Putra, serta Siti Hindun Juara 3 Tilawah Putri. Selain itu, sejumlah ASN dari instansi lainnya juga turut menyumbangkan prestasi untuk Kabupaten Lumajang.
Berkat capaian para peserta tersebut, Kabupaten Lumajang berhasil menempati posisi 4 besar dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur dalam ajang MTQ Korpri tahun ini.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang sekaligus Ketua DPD Korpri Lumajang, Agus Triono yang memimpin upacara tersebut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perjuangan seluruh ASN yang telah berjuang membawa nama baik Lumajang di tingkat Jawa Timur.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas perjuangan para ASN yang telah mengantarkan Lumajang bisa meraih posisi 4 besar dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa peserta terbaik nantinya akan kembali dipercaya mewakili Jawa Timur pada ajang MTQ Korpri tingkat nasional yang akan digelar di Makassar pada bulan Agustus mendatang.
“Di antara para juara tadi akan ada yang dikirim pada MTQ Korpri tingkat nasional mewakili Jawa Timur di Makassar pada Agustus nanti, yaitu Sufyan Arif, Widhi Susanto, Abdillah dan Siti Hindun. Mudah-mudahan dapat membawa nama harum Jawa Timur, khususnya Lumajang,” tambahnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ASN Kabupaten Lumajang tidak hanya unggul dalam pengabdian pelayanan publik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas dan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui ajang kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

