Posted in: Berita

PD IPARI Lumajang Gelar Rakor dan Latihan Padus HAB, Bahas Revitalisasi Podcast Dakwah Ramadhan

Lumajang, Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus latihan paduan suara, Selasa (09/12/2025). Kegiatan terpadu ini dilakukan sebagai langkah strategis menyambut Bulan Suci Ramadhan serta rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama.

Dalam Rakor tersebut, PD IPARI Lumajang menegaskan pentingnya penyuluh memiliki arah kerja yang lebih terukur dan selaras dengan kebijakan Kementerian Agama. Sejumlah program prioritas dibahas, termasuk penguatan dakwah di masyarakat serta perluasan jangkauan melalui media digital.

Salah satu pembahasan utama ialah rencana revitalisasi Podcast IPARI Lumajang, yang sebelumnya sudah berjalan dan kini akan kembali dihidupkan dengan format yang lebih menarik menyambut Ramadhan. Podcast ini dirancang untuk menjadi ruang dakwah yang ringan, mendidik, dan dekat dengan generasi muda.

Ketua PD IPARI Lumajang, H. Budiono, menyampaikan bahwa dakwah digital menjadi kebutuhan mendesak seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

“Rakor kali ini tidak hanya untuk memperkuat koordinasi, tetapi juga mendorong inovasi. Podcast yang sudah pernah berjalan akan kita hidupkan kembali dengan konsep yang lebih segar dan konsisten, terutama sebagai bekal dakwah menjelang Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penyuluh agama dituntut adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Penyuluh harus hadir dengan kinerja nyata, memberi manfaat langsung kepada masyarakat, dan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif,” tambahnya.

Usai Rakor, kegiatan dilanjutkan dengan latihan paduan suara PD IPARI Lumajang sebagai persiapan mengikuti lomba HAB Kementerian Agama. Latihan dilakukan secara terarah dan berbasis teknik vokal untuk menciptakan harmoni dan kekompakan terbaik.

Menurut H. Budiono, latihan paduan suara bukan sekadar persiapan lomba, tetapi bagian dari upaya membangun kebersamaan penyuluh.

“Keikutsertaan dalam lomba paduan suara menunjukkan bahwa penyuluh agama mampu bekerja kompak, profesional, dan membawa nama baik IPARI Lumajang,” jelasnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan HAB  mulai dari dakwah digital hingga persiapan lomba dapat memperkuat soliditas para penyuluh.

“Semoga ikhtiar ini menjadi energi baru bagi kita dalam meningkatkan pengabdian kepada umat,” pungkasnya.

Penulis: Haikal Fikri, Penyuluh Agama Islam KUA Gucialit

Eitor: Sufyan Arif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top