Posted in: Berita

Sambut Tahun 2026, Penyuluh Agama Diminta Masifkan Program BRUS, BRUN, dan Ngaruh KUA

Lumajang, Sulhii Online

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, H. Hidayatullah, S.Kom, mendorong para penyuluh agama untuk memaksimalkan pelaksanaan program BRUS, BRUN, dan Ngaruh KUA sebagai penguatan pembinaan umat di tahun 2026.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Pembinaan Penyuluh Agama se-Kabupaten Lumajang di Aula Kantor Kemenag Lumajang, Rabu (31/12/2025).

Dalam sambutannya, Hidayatullah menjelaskan bahwa program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) dan BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) telah menunjukkan dampak positif di Lumajang, terutama dalam upaya menekan angka pernikahan dini.

“BRUS dan BRUN di Lumajang terasa manfaatnya, bisa menekan angka pernikahan dini. Tahun yang akan datang program ini bisa dilanjutkan karena ini merupakan program pusat,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta agar program Ngaruh KUA (Ngaji Rutin di KUA) terus dimasifkan di seluruh KUA sebagai bagian dari penguatan spiritual dan etos kerja aparatur, sekaligus menjadi ruang pembinaan umat yang berkelanjutan.

“Program ngaji di KUA hendaknya dimasifkan di masing-masing KUA untuk memberi energi positif di kantor kita bekerja, dan ini sejalan dengan program Direktorat Jenderal Bimas Islam,” katanya.

Hidayatullah juga menyoroti kinerja penyuluh agama Islam di Kabupaten Lumajang yang berjumlah 99 orang. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan potensi besar untuk memperkuat dakwah dan pembinaan masyarakat, termasuk melalui media digital.

Namun demikian, ia mencatat adanya beberapa aktivitas yang mengalami penurunan, terutama dalam produksi konten dakwah seperti video.

“Kami melihat ada beberapa kegiatan yang menurun, seperti pembuatan video. Mohon di tahun depan bisa dimasifkan lagi,” tegasnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, dirinya berharap seluruh penyuluh dapat menjadikan hasil evaluasi tahun 2025 sebagai pijakan untuk meningkatkan kinerja di tahun 2026.

“sehingga program-program Bimas Islam semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lumajang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top