Lumajang, Sulhii Online
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, Zulfatul Mufidah Maram mengatakan bahwa DWP atau istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag harus menjadi contoh ketahanan keluarga bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan istri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jatim tersebut saat menjadi narasumber di acara pembinaan yang diadakan Kantor Kemenag Lumajang di Aula Hotel Rengganis Pasir Putih Situbundo, Kamis (08/02/2024).
“Peran DWP adalah menjaga ketahanan keluarga ASN, mempertahankan minimal keluarganya masing-masing, dan harapannya nanti akan menyumbangkan ketahanan keluarga nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut Mufidah menerangkan, mempertahan keutuhan keluarga harus dimulai dari hal-hal kecil seperti menjaga diri dan bijak dalam bermedia sosial seperti tidak pamer kekayaan dan kemewahan.
“Foto sendiri ibu-ibu di media sosial harus diganti dengan foto bersama suaminya, yang memajang foto ketika umur 17 harus diganti dengan foto real, itu salah satu kunci keluarga maslahah, karena kalau tidak begitu bahaya,” ungkapnya.
Dirinya menegaskan, pernikahan adalah ibadah terpanjang tak berbatas waktu yang berbeda dengan ibadah seperti shalat, puasa, haji yang ada waktunya.
“Jenengan sampai kapan mau ibadah menikah? Sampai di surganya Allah, bukan sampai ajal memisah,” pungkasnya.

