Posted in: Berita

Talk Show BRUN Mahasiswa, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Lumajang Tekankan Kesiapan Generasi Muda

Lumajang — Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Hidayatullah, S.Kom menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Hal itu ia sampaikan saat kegiatan Talk Show BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah) mahasiswa dan mahasiswi UBI–Unismar Cabang Lumajang yang dimotori Penyuluh Agama Islam KUA Sumbersuko berkolaborasi dengan Forum Silaturahim Mahasiswa (FOSMA) Lumajang, di Warung Bedjo Ayam Pedas Srebet, Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Rabu (20/05/2026).

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa generasi muda harus dipersiapkan sejak sekarang untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Generasi muda hari ini adalah aktor utama Indonesia Emas 2045. Mereka harus dipersiapkan bukan hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara mental, spiritual, dan sosial,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ruang-ruang pembinaan seperti BRUN sebagai sarana memperkuat kualitas diri generasi muda, terutama dalam menghadapi fase kehidupan dan membangun masa depan yang lebih baik.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber inspiratif dengan tema yang relevan bagi generasi masa kini.
Pemateri utama, Syayida Miftakhul Wahyu Masitho, menyampaikan materi bertajuk “Upgrade Your Self Confidence to Improve Your Personal Branding.

Dalam paparannya, ia mengajak mahasiswa untuk berani mengenali potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun citra diri positif di tengah perkembangan era digital.

Sementara itu, materi pembanding disampaikan oleh Mamlu’atul Magfiroh dengan tema “Kreativitas dan Inovasi Generasi Milenial dalam Membangun Masa Depan Gemilang.”

Ia menekankan pentingnya kreativitas dan kemampuan beradaptasi sebagai bekal menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.

Antusiasme peserta tampak tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Berbagai pertanyaan kritis hingga pandangan peserta mewarnai diskusi yang berlangsung interaktif dan dinamis.

Kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam KUA Sumbersuko dan FOSMA Lumajang tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan sinergi berbagai pihak.

Melalui kegiatan itu, BRUN tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang lahirnya gagasan, motivasi, dan semangat baru bagi generasi muda untuk menyiapkan masa depan yang lebih berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top