Posted in: Berita

PD IPARI Lumajang Bakal Gelar Musda dan Pemilihan Ketua Baru, Berikut Info Lengkapnya

Lumajang — Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Lumajang bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sebagai agenda regenerasi kepemimpinan organisasi. Musda tersebut direncanakan berlangsung pada 24 Juni 2026, sementara lokasi pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia.

Rencana pelaksanaan Musda itu mengemuka dalam rapat pembubaran panitia Harlah IPARI ke-3 sekaligus rapat koordinasi pengurus PD IPARI Kabupaten Lumajang yang dihadiri para pengurus dan penyuluh agama Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, H. Hidayatullah memberikan arahan agar pengurus segera menindaklanjuti proses pemilihan ketua baru. Hal itu menyusul amanah baru yang diterima Ketua PD IPARI Lumajang saat ini, H. Budiono sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gucialit.

Menurut Kasi Bimas Islam, organisasi profesi harus tetap berjalan secara optimal meskipun terjadi perubahan kepemimpinan. Karena itu, proses regenerasi perlu segera dilakukan melalui forum Musda.

“Ketua IPARI saat ini telah mendapat amanah sebagai Kepala KUA. Tugas dan tanggung jawabnya tentu semakin banyak dan kompleks. Oleh karena itu, pengurus perlu segera menyiapkan proses pemilihan ketua baru agar roda organisasi tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini telah berlaku regulasi yang memungkinkan penyuluh agama diangkat menjadi Kepala KUA sebagai tugas tambahan. Di Kabupaten Lumajang sendiri, kebijakan tersebut telah diterapkan dan sejumlah penyuluh agama telah dipercaya mengemban amanah tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa kompetensi dan kapasitas penyuluh agama semakin mendapat pengakuan dalam mendukung pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Selain memberikan arahan terkait Musda, Kasi Bimas Islam turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyuluh agama yang selama ini aktif mendukung program-program KUA.

“Kehadiran penyuluh agama telah memberikan kontribusi besar dalam menghidupkan berbagai kegiatan di KUA. Karena itu, sinergi, semangat gotong royong, dan kolaborasi dengan seluruh unsur di lingkungan KUA perlu terus dipertahankan,” lanjutnya.

Tak hanya itu, para penyuluh agama juga didorong untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, baik madrasah maupun sekolah umum, sebagai bagian dari upaya pembinaan remaja dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Dalam arahannya, Kasi Bimas Islam juga menyampaikan bahwa kepanitiaan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tahun 2027 direncanakan akan melibatkan para penyuluh agama. Karena itu, ia berharap kekompakan dan soliditas penyuluh agama di Kabupaten Lumajang terus terjaga.

Dengan rencana pelaksanaan Musda pada 24 Juni 2026 mendatang, PD IPARI Kabupaten Lumajang diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan program-program organisasi serta memperkuat peran penyuluh agama dalam mendukung pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Lumajang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top