Lumajang, Sulhii Online
Tidak salah rasanya jika Bulan Robi’ul Awal disebut sebagai bulan Nabi Muhammad SAW, ketika masuk bulan ini hampir di setiap penjuru kampung-kampung, desa, lembaga pendidikan, instansi ikut merayakan peringatan kelahiran atau Maulid Nabi dengan berbagai cara.
Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama (Kemeng) Lumajang, Ustadz Muhammad Mas’ud mengatakan, peringatan Maulid Nabi tersebut sebagai bentuk ekspresi kegembiraan atas lahirnya Nabi Muhammad yang menjadi tonggak awal disampaikannya risalah Allah yang menyelamatkan umat manusia dari zaman jahiliah.
“Peringatan maulid merupakan hormat kelahiran Nabi, bagian dari kegembiraan kita,” ungkapnya saat mengisi di Peringatan Maulid yang diadakan para penyuluh di Pondok Pesantren Roudlotul Falah Desa Tukum Kecamatan Tekung, Rabu (04/10/2023).
Dirinya menegaskan, peringatan semacam ini sangat penting dilakukan, lebih-lebih jika dibarengi dengan menerapkan dan melakukan kebaikan seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad yang dikatakan sebagai Uswatun Hasanah atau suri tauladan yang baik.
“Ada yang lebih substansi, yaitu membicarakan dan mengoreksi diri kita sendiri, sejauh mana mengaktualisasikan nilai-nilai ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

